Categories
- Movies (1)
- Pengenalan (1)
Resensi Film
1.Cloudy with a chance of meatballs - Pemain: Anna Faris, Andy Samberg, Bill Hader, Bruce Campbell, James Caan, Tracy Morgan, Mr. T





Oleh: Fachri
Kota kecil, Swallow Falls, sebenarnya tak jauh beda dengan kota-kota lain, kecuali cuaca di kota ini yang sedikit menarik. Yang menarik adalah bahwa cuaca di kota ini berubah tiga kali dalam sehari. Hujan dan badai bukanlah hal yang aneh di kota kecil yang satu ini. Tapi hujan dan badai di kota ini tidaklah sama dengan hujan dan badai di kota lain.
Setiap jam makan, makanan berjatuhan dari langit. Hujan berwujud sup atau jus sementara badai selalu menerbangkan hamburger ke mana-mana. Jelas saja tak ada warga kota Swallow Falls yang kelaparan. Mereka bahkan tak perlu lagi susah-susah memasak makanan karena setiap waktu makan tiba, yang perlu mereka lakukan hanyalah menadah makanan yang berjatuhan dari langit.
Semua itu berawal dari Flint Lockwood (Bill Hader), seorang ilmuwan setempat yang berhasil mengubah air menjadi makanan. Kecanduan dengan kenikmatan yang ada, mereka tak sadar akan potensi bahaya yang mungkin saja terjadi. Warga meminta Flint membuat makanan yang berjatuhan berukuran lebih besar dan ternyata permintaan itu malah membuat berkah yang datang menjadi bencana. Kini warga harus mulai berpikir karena kalau mereka tak segera menghentikannya, maka kota Swallow Falls tak akan lagi ada.
Walaupun sebenarnya film animasi ini adalah hasil adaptasi dari sebuah buku cerita anak yang ditulis oleh Judi Barrett dan Ron Barrett pada tahun 1978, tetap saja ide cerita menarik ini terasa segar di tengah kemonotonan ide pada film-film animasi. Belakangan ini tak banyak film animasi yang mampu menawarkan sebuah ide segar dan bukan sekedar tontonan secara visual saja. Beberapa yang cukup menarik adalah UP buatan Pixar dan CLOUDY WITH A CHANCE OF MEATBALLS ini.
Mengingat ini adalah film adaptasi, dua sutradara Phil Lord dan Christopher Miller layak diacungi jempol karena mampu membuat interpretasi berdasar kreativitas mereka sendiri tanpa harus melenceng jauh dari sumber aslinya yang memang adalah sebuah konsep yang menarik. Dan soal animasi, Sony Pictures Animation juga layak mendapat tepuk tangan karena mampu mengadaptasi gambar mati dalam versi aslinya menjadi sebuah format animasi yang menarik.
Semua itu tentu saja tak akan ada artinya jika para pengisi suara tak mampu meniupkan roh ke dalam animasi ini. Dan untuk urusan itu, Bill Hader, Anna Faris, Neil Patrick Harris, James Caan hingga Mr. T sepertinya bekerja keras untuk benar-benar bisa menghayati karakter yang mereka isi. Bisa jadi CLOUDY WITH A CHANCE OF MEATBALLS ini adalah film animasi terbaik tahun ini.
2.NEVER BACK DOWN - Pemain: Djimon Hounsou, Amber Heard, Sean Faris, Cam Gigandet, Leslie Hope, Wyatt Smith, Kyle Davis, TUF NoobOleh:Fachri
Jake Tyler (Sean Faris) terpaksa harus pindah ke Orlando Florida dan meninggalkan karirnya sebagai pemain Football di kota asalnya. Jake harus pindah karena seluruh keluarganya memutuskan pindah demi kemajuan karir adik Jake sebagai atlet tenis.
Di tempat baru ini, Jake berkenalan dengan wanita bernama Baja (Amber Heard) yang kemudian mengundangnya ke sebuah pesta. Di pesta itu, Jake kemudian ditantang untuk bertarung melawan Ryan McDonald (Cam Gigandet). Dengan mudah Ryan dapat mengalahkan Jake. Jake merasa dipermalukan oleh Ryan namun tak bisa berbuat apa-apa.
Tak lama berselang, Jake kemudian diperkenalkan pada Jean Roqua (Djimon Hounsou) oleh teman sekelasnya. Jean ternyata adalah seorang petarung tangguh yang sudah pensiun. Pada Jean inilah Jake kemudian berguru ilmu bela diri dengan maksud membalas dendam pada Ryan yang telah mempermalukannya.
Dari sekilas alur cerita film berjudul NEVER BACK DOWN ini yang pertama kali terbayang adalah film-film berbau martial arts di era 1980-an seperti KARATE KID misalnya. Kalau mau melacak mundur, film dengan tema ini sebenarnya telah didaur ulang berkali-kali bahkan kadang dengan alur cerita yang nyaris sama persis.
Berbekal ide dasar KARATE KID ini, Jeff Wadlow, sang sutradara lantas meramunya dengan sedikit sentuhan dari FIGHT CLUB dengan maksud memberi sentuhan baru. Sayangnya, hasil akhirnya justru sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan KARATE KID atau FIGHT CLUB. Penuangan ide cerita terlalu sederhana dan mudah ditebak. Alhasil, sia-sia rasanya menonton film ini. Ibarat bola yang dilemparkan, penonton sudah tahu dari mana bola berasal, ke mana ia melayang dan di mana akan jatuh.
Ditambah lagi dengan akting para pendukungnya yang tak terlalu memukau, nyaris yang tersisa hanyalah suguhan visual saja. Tapi ini pun sepertinya tak mampu berbuat banyak karena adegan laga masih jauh dari kata fresh. Djimon Hounsou sebenarnya punya potensi untuk 'berbuat' lebih namun sepertinya naskah yang menghalang-halangi.
Kalau yang disalahkan adalah genre film itu sendiri, lantas kenapa MILLION DOLLAR BABY bisa menjadi tontonan yang lebih enak daripada NEVER BACK DOWN ini? Jawabannya jelas adalah masalah penggarapan dari ide dasar itu sendiri.3.INGLOURIOUS BASTERDS - Pemain: Brad Pitt, Eli Roth, BJ Novak, Mike Myers, Michael Fassbender, Samm Levine, Diane Kruger, Leonardo DiCaprio
Oleh: Fachri
Shosanna Dreyfus (Mélanie Laurent) terpaksa harus menyaksikan keluarganya dibantai tentara Nazi. Untungnya ia berhasil lolos dan melarikan diri ke Paris. Di Paris, Shosanna kemudian bekerja pada sebuah gedung bioskop sebagai operator pemutar film.
Di tempat lain, Letnan Aldo Raine (Brad Pitt) berusaha menggalang kekuatan dengan mengumpulkan para kaum Yahudi dan membentuk satu pasukan yang kemudian dikenal sebagai The Basterds. The Basterds membuat satu rencana besar untuk menggulingkan kekuasaan Hitler yang saat itu makin merajalela.
Dalam rencana besar itu, Aldo melibatkan seorang aktris Jerman bernama Bridget Von Hammersmark (Diane Kruger) yang sebenarnya adalah seorang agen rahasia. Mereka kemudian merancang skenario pembunuhan Hitler yang saat itu dijadwalkan akan hadir dalam sebuah pemutaran sebuah film propaganda di Paris. Rencana besar Aldo ini berisiko gagal karena Shosanna yang kebetulan menjadi tuan rumah acara pemutaran film yang digelar Nazi ini punya rencana sendiri untuk membalas dendam lamanya.
Entah kenapa tapi tahun ini sepertinya jadi tahun keemasan film-film bertema Nazi. Sebelum INGLOURIOUS BASTERDS ini, Tom Cruise muncul dengan film bertema sama yang berjudul VALKYRIE bahkan sebelumnya ada film drama berjudul THE READER yang juga mencoba mengungkap era kelam dalam sejarah dunia ini. Entah karena kebetulan atau memang tren sedang bergeser ke arah sana tapi yang jelas BASTERDS ini tergolong unik dibanding film-film tentang Nazi sebelumnya.
Saat BASTERDS ini baru dipromosikan, ada kesan bahwa proyek Quentin Tarantino ini adalah proyek action semata namun saat menonton film ini, kesan itu hampir tidak ada sama sekali. Adegan tembak-tembakan memang masih ada namun tak seperti biasanya, kali ini Quentin sepertinya mencoba membuat pendekatan lain tentang kata 'kekerasan'.
Sebagian besar film ini berisi dialog dan bukanya adegan baku tembak. Tapi justru di situ letak kekuatan film ini. Selain kemampuan mengolah kata, Quentin juga mampu menyampaikan pesan yang tersirat dalam rangkaian kata itu. Unsur suspense dan thriller di sini disampaikan dalam bentuk suasana yang meliputi percakapan antara para tokoh dalam film ini dan nyatanya itu cukup efektif membangun ketegangan.
Meskipun nama Brad Pitt digunaka sebagai pemeran utama dalam film berdurasi sekitar 150 menit ini namun terlihat jelas bahwa film ini sebenarnya adalah filmnya Christoph Waltz yang berperan sebagai Kolonel Hans Landa. Waltz mampu membawakan karakter Landa yang kompleks dengan sangat baik. Bahkan saat karakter ini berbicara dengan lemah lembut pun kesan intimidasi yang tersirat lewat kata-kata dan raut muka Waltz terlihat dengan sangat jelas.
19.25
|
Label:
Movies
|
0 komentar:
Posting Komentar